Kenapa RumahSaraswati?

Mungkin itu pertanyaan beberapa di antara kalian waktu baca alamat web-nya, rumahsaraswati.co. Sekilas itu seperti nama kost-kostan di sekitar Jatinangor atau salon kecantikan di Majalaya. Kenapa bukan sesuatu yang lebih komersil, keren, dan kekinian? Sebenarnya sih saya ngga pake mikir gimana-gimana, yang penting ada nama saya didalamnya. Narsis? Banget. Hahahha… eh tapi sekarang udah agak berkurang sih. Rasanya.

Sedangkan kata rumah sendiri saya pakai karena buat saya rumah adalah tempat untuk pulang. Sejauh apapun kaki melangkah, nantinya akan pulang ke rumah juga. Entah itu rumah orangtua/mertua, rumah suami/istri, rumah nenek/kakek, atau rumah Allah. Ketika rindu, marah, kesal, bingung, kita akan pulang ke rumah, minta pendapat/petunjuk, curhat, atau bahkan hanya sekedar untuk bersantai supaya pikiran tidak penat.

Nah, karena saya baru bisa pulang ke rumah itu paling cepat seminggu sekali, maka saya inisiatif untuk membangun rumah yang lebih dekat, yaitu blog saya ini. Kenapa? Kalau bangun rumah beneran mah belum kemodalan euy. Jadi disinilah tempat saya menuangkan apa yang membuat hati gundah gulana, menyampaikan pemikiran saya, review tempat yang baru saya kunjungi, atau hanya mengupload foto yang tidak tertampung di IG demi kerapihan feed semata 😀 serta untuk tujuan mulia lainnya lah.

Ya intinya rumahsaraswati.co ini adalah rumah saya selama mengembara di Jakarta, rumah untuk hati saya (OK, this is too much).

Tanpa berpanjang-panjang lagi, saya ucapkan:

“Selamat datang di rumah saya.”

Leave a Reply