Shortbreak – Bali

Me at The Slow - Canggu Bali

Howdy?!

Sebelum 2017 ini berakhir, saya ingin menulis sedikit mengenai my big event yang terjadi di tahun ini, namun karena ceritanya panjang jadi akhirnya saya memutuskan untuk menulis sesuatu yang lebih pendek tapi merupakan kejadian lanjutan dari big event itu, which is my honeymoon in disguise. Hahaha.. hey, I’m not joking, kiddos. But no worry, I won’t post about my honeymoon in details (as if), only about the place we visited during our honeymoon.

First up…

The Slow – Canggu

Saya dapat info mengenai hotel ini tidak lain dan tidak bukan dari…. (drum rolls) INSTAGRAM. Yeaaayy…. Karena foto-fotonya amat sangat artsy, akhirnya tanpa pikir panjang saya langsung booking kamarnya bahkan tanpa tahu kalau lokasinya adalah di Canggu yang memang cukup jauh dari bandara (± 1.5 jam). Styuuupeeedddd….

Setibanya di depan hotel saya agak bingung masuk lewat  mana, karena pintu masuk yang pertama yang saya lihat itu adalah tempat makan, dan lobby-nya ternyata sebelahan dengan si tempat makan itu.

Interior di lobby (alike) dipenuhi dengan lukisan, tapi karena saya ngga ngerti seni jadi saya ngga akan bahas itu karya siapa atau alirannya apa. At The Slow, you won’t find reception desk, all the business are done through an IPad and Whatsapp. Ringkes banget. Proses check-in/out pun ngga makan waktu lama, all staffs are super friendly and helpful, plus they already get used to our kind, you know.. the kind who took pictures of everything. So, be shameless, guys!

Kamar yang saya pilih adalah The Grand Suite terletak di lantai 2, very spacious dengan king size bed. Interior-nya instagramable banget 😀 even the amenities. Di kamar itu kalian ngga akan nemu yang namanya TV, hiburannya berupa buku-buku dan musik non-stop yang pilihan lagunya OK punya, atau travel-mate kalian 😀 (Note: jangan yang bukan muhrim ya gaish).

  

  

 

Sedangkan buat kalian yang suka bengong-bengong cantik dan mager buat keluar dari hotel, di lantai 3 terdapat roof top yang enak banget buat santai-santai, ngangin dan tanning-tanning sedikit lah. Bring your favorite book, order your favorite cocktails, and enjoy the rest of your day.

Segala sesuatu itu pasti ada pro and con-nya. Jadi dari beberapa nilai plus di atas, ada hal yang menurut saya kurang OK. Salah satunya adalah harga kamar, a lil bit pricey kalau buat saya, karena dengan harga sekitar 2000K itu belum termasuk breakfast, bahkan pasta/sikat gigi pun masih harus bayar 😀  (tapi karena sikat giginya lucu jadi saya maafkan).

Makanan khusus room service pun sangat terbatas dan (lagi-lagi) pricey untuk ukuran saya, e.g. beef burger seharga USD 20. Yes, the currency is in USD. *jawdrop*  Mungkin ini salah satu trik si pemilik hotel supaya tamunya explore area sekitar Canggu. Mungkin loh ya… Jadi makan sore dan nyemil malemnya ngga di hotel, saya jajan di luar, hahaha… Tapi untuk breakfast saya makan di restonya. Harganya makanan dan minuman normal ternyata kalau di resto itu dan rasanya…. thumbs up!!!!

FYI, selain The Grand Suite, The Slow juga punya kamar yang ada private pool-nya. Jumlahnya hanya 2 kamar saja dan bisa dibook melalui website The Slow. You may also check the property’s IG here. Overall, I (pretty much) enjoyed staying at The Slow.

Sedikit cerita mengenai Canggu, ternyata area ini lagi hype banget untuk tempat surfing dan saya baru tahu ketika pulang dari Bali. Setelah dipikir-pikir pantesan aja yang seliweran di sana mostly foreigner, berupa pria-pria berperut kotak-kotak atau wanita-wanita berbikini yang lalu lalang dengan papan surfing. Pantainya sendiri punya ombak yang cukup besar buat kalian yang ingin belajar surfing. Sayangnya di pinggiran pantai banyak sekali sampah-sampah yang berserakan, jadi.. agak malas juga copot sandal dan main-main di bibir pantai.

Mengenai tempat makan ketika lapar melanda, saya sarankan untuk datang ke Old Man’s yang lokasinya dekat sekali dengan pantai. Makanan dan minuman yang ditawarkan beragam, mirip seperti food court. Harganya pun normal dengan kualitas makanan yang baik serta pemadangan parkiran mobil/motor penuh dengan pria/wanita yang saya sebutkan di atas tadi. Hahahaha… Dan semisal kalian mau lanjut bengong-bengong di pinggir pantai, kalian tinggal ngesot sedikit dan tibalah di Sand Bar. Menjelang sore di sana ada happy hour dan live music untuk dinikmati sembari menunggu sunset.

Dan informasi terakhir mengenai 2D1N saya di Canggu adalah transportasi. Transportasi di area Canggu sendiri agak sulit, karena tidak diperkenankan ada taksi maupun moda transpotasi online yang boleh beroperasi di Canggu (kecuali saat kedatangan saja). Jadi selama kita di Canggu atau akan keluar dari Canggu kita harus menggunakan transportasi yang tersedia di sana, berupa sewa motor/mobil.

Bisma 8 – Ubud

Setelah perjalanan sekitar 1 jam dari Canggu, akhirnya saya tiba di Bisma 8. Hotel kedua yang saya booking ini adalah hotel yang sangat tepat untuk honeymooners 😀 I am serious. Kamar yang saya pilih adalah Forest Suite, letaknya ada di paling belakang dan tempat tidurnya menghadap ke… hutan 😀 You don’t have to do anything, just stare blankly into the forest and procrastinating. Or read a book. Atau.. bisa juga rendeman air hangat di tub yang tersedia di kamar mandinya. You’ll be totally in love with the soaking tub, they also provide the bath salt. Btw, they also have infinity pool for you to snap some awesome pics. 😀

 

 

Jika tujuan kalian adalah untuk bersantai dan ngga pergi kemana-mana, maka Bisma 8 bisa menjadi pilihan tepat. You really don’t have to go anywhere. The facilities, the food, and the pool. I love’em all. Oh.. their homemade ice cream <3<3<3 those are one of the best ice cream I’ve ever tasted, even the peanut butter flavor.

Kemarin itu waktu pesan kamarnya saya request room with the best view for honeymooners. And you know what, they gave us the sweetest gesture ever. They decorated our bed with loads of flowers, sent us chocolate cake, and gave us complimentary dishes which contain smoked salmon, my favorite. My suggestion, do not hesitate to jot down your wish on the special request column.

I wont’t write my review much, you have to experience it by yourself.

Damn.. I love you Bisma 8. I’ll be seeing you next year for our anniversary. *fingers crossed*

For further information you may click here for their IG or here for their website.

My review on Bisma 8 is —-> the money’s well spent.

 

I know my review is nothing compare to other’s, but hope you enjoy it.

Rengganis Saraswati

Leave a Reply